|
Assessment Center
Dalam Acara Customer Gathering BINA POTENSIA
INDONESIA
Bina
Potensia Indonesia (BPI), Perusahaan Konsultan yang bergerak di
bidang Jasa konsultansi
manajemen dan pengembangan Sumber Daya Manusia, mengundang
customernya untuk menghadiri acara
customer gathering. Selain sebagai ajang silaturahmi dan untuk lebih
mendekatkan diri dengan para customernya, kesempatan ini
juga digunakan BPI untuk lebih mensosialisasikan dan
meningkatkan pemahaman customernya tentang metode Assessment Center
sebagai salah satu metode pengukuran kompetensi yang sampai saat ini
diyakini memiliki tingkat validasi cukup tinggi dibandingkan dengan
tools ataupun metode pengukuran kompetensi lainnya.
Pembukaan acara ini diawali
dengan pemaparan singkat tentang
“ Peran Assessment Center Dalam Membangun Kader Pemimpin ” yang
disampaikan oleh Bapak Fadjar Bastaman sebagai pelopor dan penggagas
berdirinya Assessment Center pertama di Indonesia yaitu di PT.
TELKOM Indonesia, Tbk dan juga sebagai Penggagas dan Penasihat
PASSTI (Perkumpulan Assessment Center Indonesia). Dalam paparannya
disinggung juga bagaimana mengatasi kesulitan bangsa ini dalam
menentukan pemimpin yang mumpuni.
“Metode Assessment Center sebenarnya
dapat digunakan juga untuk menjawab kebutuhan ini“ demikian
Fadjar Bastaman menyampaikan pendapatnya. Selanjutnya ia pun
menambahkan bahwa, banyak bukti dan data yang tak terbantahkan yang
menunjukkan tentang kehandalan metode assessment center dalam
mengidentifikasi kompetensi kandidat pemimpin. Yang lebih penting
lagi metode assessment center dapat mengidentifikasi kebutuhan
pengembangan untuk mempersiapkan para kader pemimpin, yang nantinya
dapat digunakan baik di perusahaan, masyarakat dan lebih luas lagi
di lembaga-lembaga penyelenggara negara, tegas Fadjar Bastaman.
Acara ini
berlangsung di Wisdom Room Apartemen
Setiabudhi Bandung dari tanggal 23 Maret – 25 Maret 2009. Para
Manajer dan Top Manajemen dari berbagai BUMN dan Perusahaan Swasta
turut hadir dalam acara ini dan mengikuti dengan seksama seluruh
rangkaian kegiatan yang dikemas dalam bentuk Workshop. Besarnya
animo para hadirin untuk mengetahui apa itu metode Assessment Center
dan bagaimana proses pengukuran dan penilaian kompetensi dilakukan
dengan metode ini, membuat suasana diskusi berlangsung interaktif.
“Assessment Center adalah suatu
metode dan
bukan tempat atau lokasi
“, demikian Sri Chandrawati Kepala Divisi Assessment BPI menegaskan.
Kesalahan persepsi yang selama ini menganggap
bahwa assessment center adalah suatu tempat penilaian kompetensi,
yang dipersepsi banyak orang sebagai Gedung tempat pusat penilaian
kompetensi semakin terjawab dan mendapat titik terang, ketika para
hadirin diajak untuk mengalami dan menghayati sendiri, bagaimana
proses kerja para assessor dalam melakukan pengambilan data dengan
mencatat dan merekam data, menuangkannya dalam competency report,
melakukan meeting integrasi data hingga mendeskripsikannya dalam
bentuk laporan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari
berturut-turut ini, memberi wawasan pada para hadirin, yang sebagian
besar juga pengguna berbagai metode assessment yang digunakan dalam
menilai kompetensi SDM perusahaannya, untuk dapat membedakan antara
metode assessment center
dan yang bukan metode
assessment center. Melalui kegiatan customer gathering,
BPI sebagai perusahaan yang mendukung kiprah PASSTI (Perkumpulan
Assessment Center Indonesia) berusaha menunjukkan komitmennya untuk
terus mengawal, menjaga dan memelihara metode assessment center agar
tetap dapat dijalankan sesuai dengan Etika Pelaksanaan Assessment
Center Indonesia.
|